JUMLAH PENGUNJUNG

Jumat, 27 Januari 2012

PERANAN GERAKAN SOSIAL MAHASISWA

Mahasiswa adalah kaum intelektual yang mampu memperjuangkan nila-nilai kebenaran dengan membangun konsep gerakan yang jelas.Peran mahasiswa meliputi Agen of Change,Social Control dan Iron Stock.Melalui gerakan yang diperjuangkan mahasiswa mampu merubah tatanan sosial dengan membangun perubahan yang lebih baik karena gerakan mahasiswa tercermin dari transformasi gerakan mahasiswa sebelumnya,lalu dengan rekayasa sosial mahasiswa yang terkonsep saat ini gerakan mahasiswa mampu membuat model gerakan sesuai zamannya karena mahasiswa adalah kaum intelektual muda yang mempunyai ide-ide cerdas dan kreatifitas yang penuh inovasi secara  matang.

Dalam posisi sosial,letak mahasiswa berada ditengah-tengah sehingga mudah diterima di semua kalangan.Untuk kalangan bawah yaitu rakyat,mahasiswa menjadi harapan dan tumpuan rakyat dalam menyampaikan aspirasi,untuk kalangan atas yaitu pemerintah,mahasiswa menjadi oposisi gerakan dan mengontrol kebijakan pemerintah.Gerakan mahasiswa sampai saat ini adalah sebagai motor perubahan dalam segala bidang.Perjuangan mahasiswa dalam arti yang sebenarnya adalah tulus ikhlas tanpa pamrih serta mampu mempertahankan sikap idealisme dalam mengusung setiap agenda perubahan.

Sebenarnya didalam jiwa mahasiswa itu sendiri terdapat setidaknya empat peran(elemen) mahasiswa yang menjadi tanggungjawab sosial sebagai intelektual muda.

Pertama,Peran Moral.Gerakan mahasiswa sejatinya adalah mengemban amanah yang penuh dengan keteladanan dalam membangun gerakan moral.Bila hari ini mahasiswa berorientasi kepada gerak hedonisme(hura-hura) maka pergerakan mahasiswa saat ini berada pada persimpangan jalan.

Kedua,Peran Sosial.Hati nurani mahasiswa haruslah selalu menumbuhkan kepekaan sosial dalam menyikapi keadaan di lingkungan sekelilingnya.Mahasiswa harus senantiasa menumbuhkan jiwa solidaritasnya dalam memecahkan penderitaan rakyat.Membantu secara moril maupun materil dengan melepaskan segala keangkuhan dan kesombongan sehingga akan menumbuhkan sifat kasih sayang dengan begitu rakyat tidak dapat dipisahkan dari peran nyata mahasiswa.

Ketiga,Peran Akademik/Intelektual.Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan antara organisasi dan akademik,sesibuk apapun keseimbangan ini haruslah terjaga.Mahasiswa adalah ilmuwan.Untuk membangun kekuatan keilmuwannya,mahasiswa harus menguasai bidang-bidang tertentu untuk meningkatkan kepakaran yang kelak menjadi profesi atau pengembangan ilmu yang nantinya mampu diterapkan dalam kemajuan bangsanya,seperti memperkokoh jiwa riset dan pengembangan teknologi melalui aplikasi ilmu yang didapatkan di bangku kuliahnya.Keberhasilan akademik akan membawa kewibawaan seorang aktivis dalam membangun rekayasa sosial dalam pergerakan mahasiswa.Sehingga dengan peran intelektualnya ia mampu memenangkan persaingan.

Keempat,Peran Politik.Mahasiswa harus mengetahui politik dalam arti gerakan mahasiswa.Politik adalah seni mengatur strategi sehingga politik yang dimainkan mahasiswa adalah politik nilai,politik yang mengedepankan gerakan moral.Politik mahasiswa yang dimainkan yaitu untuk menekan pemerintah yang zalim dan mengritisi kebijakan pemerintah yang tidak memihak kepada rakyat.Disini posisi mahasiswa adalah independen dan tetap mengedepankan idealisme.
Begitulah cara bergerak dalam membangun perubahan sosial dalam jiwa mahasiswa.Selama bisa bergerak,mahasiswa akan terus menyuarakan nilai-nilai kebenaran dan keadilan dimanapun berada,baik secara individu maupun kelompok(organisasi).Saatnya pemuda bergerak membangun perubahan yang nyata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar